Bantul – Laboratorium Genetika, Pemuliaan, dan Reproduksi, Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP), Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Pendampingan Pemuliaan Ayam Adaptif terhadap Cekaman Panas di Daerah Tropis yang berlangsung di Kelompok Wanita Tani (KWT) Oasis, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan selama periode Mei–Juli 2026 sebagai bagian dari komitmen UNDIP dalam mengimplementasikan hasil penelitian untuk mendukung pembangunan peternakan yang berkelanjutan.

Program ini dilaksanakan oleh tim dosen Laboratorium Genetika, Pemuliaan, dan Reproduksi FPP UNDIP yang terdiri atas Dr. Dela Ayu Lestari, Asep Setiaji, Ph.D., Prof. Edy Kurnianto, dan Dr. Sutopo. Melalui kegiatan ini, tim memberikan pendampingan kepada anggota KWT Oasis mengenai penerapan prinsip-prinsip pemuliaan ayam yang berorientasi pada peningkatan kemampuan adaptasi terhadap suhu lingkungan yang tinggi sebagai salah satu dampak perubahan iklim di wilayah tropis.
Pendampingan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, diskusi interaktif, serta praktik langsung mengenai teknik seleksi bibit, identifikasi karakter unggul, pencatatan performa produksi dan reproduksi, serta manajemen pemeliharaan yang mendukung performa ayam pada kondisi cekaman panas. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peternak dalam melakukan seleksi secara berkelanjutan sehingga menghasilkan populasi ayam yang lebih produktif dan adaptif terhadap lingkungan tropis.
Ketua tim pengabdian, Dr. Dela Ayu Lestari, menjelaskan bahwa peningkatan suhu lingkungan akibat perubahan iklim menjadi salah satu tantangan utama dalam usaha peternakan unggas. Cekaman panas dapat menyebabkan penurunan konsumsi pakan, pertumbuhan, efisiensi produksi, hingga daya tahan tubuh ternak. Oleh karena itu, penerapan program pemuliaan yang mempertimbangkan karakter adaptif menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan usaha peternakan rakyat.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi pelatihan. Selain memperoleh materi mengenai dasar-dasar genetika dan pemuliaan ternak, peserta juga berdiskusi mengenai berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pemeliharaan ayam di lingkungan tropis, termasuk strategi meningkatkan produktivitas melalui pemilihan bibit unggul dan perbaikan manajemen pemeliharaan.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan kelompok peternak ini diharapkan dapat mempercepat hilirisasi hasil penelitian di bidang genetika dan pemuliaan ternak sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pendampingan berkelanjutan juga menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan peternakan rakyat yang lebih efisien, adaptif, dan berdaya saing.
Kegiatan pengabdian ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan), khususnya melalui peningkatan produktivitas dan nilai tambah usaha peternakan berbasis masyarakat. Penguatan kapasitas peternak dalam menerapkan teknologi pemuliaan diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan, kesejahteraan peternak, serta mendorong pembangunan pertanian dan peternakan yang berkelanjutan.
Tim Pelaksana Pengabdian
Dr. Dela Ayu Lestari
Asep Setiaji, Ph.D.
Prof. Edy Kurnianto
Dr. Sutopo
Laboratorium Genetika, Pemuliaan, dan Reproduksi
Fakultas Peternakan dan Pertanian
Universitas Diponegoro