Bantul – Dalam upaya mendukung pengembangan peternakan ayam lokal yang produktif dan berkelanjutan, Laboratorium Genetika, Pemuliaan, dan Reproduksi, Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP), Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Teknik Seleksi dan Penetasan untuk Mendukung Produksi DOC Ayam ELBA Berkualitas” di Kelompok Wanita Tani (KWT) Oasis, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan berlangsung selama Mei–Juli 2026 sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam meningkatkan kapasitas peternak melalui penerapan teknologi tepat guna.
Kegiatan pengabdian dilaksanakan oleh tim dosen Laboratorium Genetika, Pemuliaan, dan Reproduksi FPP UNDIP yang terdiri atas Dr. Dela Ayu Lestari, Asep Setiaji, Ph.D., Prof. Edy Kurnianto, dan Dr. Sutopo. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam menerapkan teknik seleksi induk serta manajemen penetasan yang tepat untuk menghasilkan Day Old Chick (DOC) Ayam ELBA yang berkualitas, sehat, dan memiliki potensi produktivitas yang tinggi.
Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh materi mengenai prinsip dasar seleksi pejantan dan indukan berdasarkan performa fenotip, kesehatan, kemampuan reproduksi, dan produktivitas. Tim pengabdian juga memberikan pelatihan mengenai penanganan telur tetas, seleksi telur yang layak ditetaskan, penyimpanan telur sebelum penetasan, pengaturan suhu dan kelembapan mesin tetas, proses pembalikan telur, candling untuk memantau perkembangan embrio, hingga penanganan DOC setelah menetas.
Ketua tim pengabdian, Dr. Dela Ayu Lestari, menjelaskan bahwa kualitas DOC sangat dipengaruhi oleh mutu induk serta penerapan manajemen penetasan yang baik.
“Produksi DOC yang berkualitas dimulai dari pemilihan indukan yang tepat dan didukung oleh proses penetasan yang sesuai dengan standar. Melalui pendampingan ini, kami berharap peternak mampu meningkatkan daya tetas, menekan angka kematian embrio, serta menghasilkan DOC Ayam ELBA yang sehat dan memiliki performa pertumbuhan yang optimal,” ujar Dr. Dela Ayu Lestari.
Selama kegiatan berlangsung, anggota KWT Oasis mengikuti sesi penyuluhan, diskusi, dan praktik secara aktif. Peserta berkesempatan mempraktikkan teknik seleksi telur tetas, melakukan pemeriksaan perkembangan embrio menggunakan metode candling, serta mempelajari tata laksana penanganan DOC pascamenetas agar kualitas bibit tetap terjaga.
Melalui kegiatan ini, Laboratorium Genetika, Pemuliaan, dan Reproduksi FPP UNDIP mendorong penerapan teknologi pembibitan yang sederhana, aplikatif, dan berbasis ilmu pengetahuan sehingga dapat diterapkan secara mandiri oleh peternak. Peningkatan kualitas DOC diharapkan mampu memperbaiki produktivitas usaha pembibitan ayam ELBA sekaligus meningkatkan efisiensi dan pendapatan peternak.
Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu bentuk hilirisasi hasil penelitian dan keahlian di bidang genetika, pemuliaan, dan reproduksi ternak kepada masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan kelompok peternak diharapkan dapat memperkuat pengembangan ayam lokal unggul serta meningkatkan daya saing usaha peternakan rakyat.
Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan produktivitas dan nilai tambah sektor peternakan. Dengan menghasilkan DOC Ayam ELBA yang berkualitas, peternak diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan usaha pembibitan, memperkuat ketersediaan bibit unggul, serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan pembangunan peternakan yang berkelanjutan.
Tim Pelaksana Pengabdian
Dr. Dela Ayu Lestari
Asep Setiaji, Ph.D.
Prof. Edy Kurnianto
Dr. Sutopo
Laboratorium Genetika, Pemuliaan, dan Reproduksi
Fakultas Peternakan dan Pertanian
Universitas Diponegoro